Pages

Kamis, 01 Mei 2014

Miskonsepsi Ilmu Pengetahuan yang berkembang di masyarakat

       Anda pasti pernah mendengar teori tentang Air yang berwarna biru karena merefleksikan warna langit? Atau bahwa listrik dapat bergerak pada kecepatan cahaya? Dan juga Saturnus adalah satu satunya planet yang memiliki cincin? Tapi tahukah kalian bahwa semua teori tersebut terbukti salah? Berikut ini adalah 10 miskonsepsi atau kesalahpahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di masyarakat.
  • Air berwarna biru tidak dikarenakan hanya dari refleksi langit.

Tahukah kalian bahwa sebenarnya air tampak berwarna biru dikarenakan warna air benar - benar berwarna biru. Molekul air menyerap cahaya, dan menyerap frekuensi warna merah lebih banyak daripada warna biru, sehingga warna biru tampak di permukaan. Efeknya kecil, sehingga warna biru menjadi lebih jelas saat mengamati lapisan air yang padat atau dalam. Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan. Tetapi hanya dapat dilihat saat air tenang dengan sudut sekitar 10 derajat.

  • Listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya.
Banyak yang mengatakan bahwa elektron dapat berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya.Faktanya, energi dari elektronlah yang bergerak dengan cepat. Dan kecepatan ini tetap lebih lamban dari kecepatan cahaya.Elektron dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan mnggunakan teori relativitas. Kecepataan muatan listrik dalam arus listrik sangat lamban, sekitar beberapa centimeter per jam. 

  • Musim tidak memiliki periode waktu yang sama
Bumi bergerak cepat dalam orbitnya saat mendekati matahari. Musim panas di bagian selatan bumi / musim dingin di bagian utara bumi adalah yang terpendek, sedangkan musim dingin di selatan / musim panas di utara memiliki periode terlama. Tetapi perbedaan tersebut hanya terasa beberapa hari saja.

  • Kita tidak akan terkena flu hanya karena kedinginan.
Penyakit flu disebabkan oleh virus dan tidak ada hubunganya dengan temperatur yang rendah atau dingin.


  • Saturnus bukan satu - satunya planet yang mempunyai cincin.
Jupiter, Uranus dan Neptunus juga memiliki cincin, tetapi tidak terlalu jelas terlihat seperti milik Saturnus.

  • Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi.
Saat meteor tiba di bumi, meteor tidaklah panas karena kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaannya, tetapi permukaan yang lumer cepat terpisah. Sedangkan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.

  • Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara.
Awan tidak terbentuk karena udara dingin yang menampung lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, hingga terbentuklah awan.

  • Orang - orang sudah tahu bahwa bumi itu bulat sebelum Colombus.

Banyak orang yang percaya bahwa orang Eropa mengira bumi itu datar sebelum Christhopher Colombus. Kenyataanya, para pelaut dan navigator kapal telah menyadari bahwa bumi itu bulat tetapi tidak percaya dengan estimasi Columbus mengenai jarak ke India. 

  • Tembok besar China tidak benar - benar terlihat dari luar angkasa
Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China memang dapat dilihat dari luar angkasa. Tetapi tidak sejelas bayangan orang. Astronot Apollo pun mengatakan bahwa mereka tidak dapat melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.

  • Tidak ada yang namanya sisi gelap dari Bulan.
Bulan terdapat dalam orbit sinkrosis, artinya bulan membutuhkan waktu yang tepat untuk berotasi terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi Bulan memiliki sisi gelap karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi.Saat bulan berada di antara matahari dan bumi, itu adalah sisi siang di bagian belakang dan sisi malam di bagian yan menghadap ke bumi.

0 komentar:

Posting Komentar