Pages

Sabtu, 26 April 2014

Si Baik dan si Jahat.

"Tidak ada orang baik ataupun orang jahat, Masing - masing orang memiliki keduanya"
Apakah anda termasuk orang baik, atau malah sebaliknya, anda merasa diri anda adalah orang jahat? Apa yang membuat seseorang menjadi baik, ataupun membuatnya menjadi jahat?
Menurut Phillip Zimbardo, ada 3 faktor utama yang membuat seseorang menjadi jahat, ataupun menjadi baik.

  • Disposisi. (Kepribadian bawaan seseorang)
  • Situasi (Siuasi tertentu dapat membuat orang menjadi jahat atau baik)
  • Sistem (Sisitem Politik, Sosial, Ekonomi dapat menciptakan situasi yang dialami orang - orang)
Lingkungan adalah faktor yang paling mempengaruhi kepribadian seseorang. Pada tahun 1970an Zimbardo melakukan penelitian yang dinamakan “Stanford Prison Experiment” . Ia meminta bantuan ke beberapa sukarelawan untuk “berperan” menjadi tahanan dan sipir. Dimana para pemeran disini adalah orang – orang yang tidak mempunyai catatan kriminal, dan bisa dibilang orang baik – baik. Yang simulasinya benar - benar seperti kenyataan. Seperti ditangkap di rumahnya sampai diborgol oleh polisi. Peraturan – peraturannya pun disamakan dengan aturan penjara. Hari pertama simulasi berjalan sesuai perkiraan, tetapi setelah itu, mulai terjadi kejadian – kejadian di luar kendali. Dan salah seorang dari sukarelawan  harus dikeluarkan dari eksperimen tersebut, karena dikhawatirkan akan mendapat efek negatif dari eksperimen tersebut. Eksperimen tersebut akhirnya diakhiri, setelah hanya berjalan selama satu minggu.
Anda tidak dapat men-judge diri anda sendiri apakah anda orang baik, ataupun orang jahat. Pasti semua orang menganggap dirinya orang baik. Dan semua orang ingin menjadi orang baik. Bahkan para sahabat baik anda pasti menganggap anda adalah orang baik. Tapi coba tanyakan hal yang sama pada musuh – musuh anda, apakah jawabannya sama? Tidak semua tindakan yang anda pandang baik juga dinilai baik oleh orang lain. Karena sudut pandang manusia itu berbeda – beda.

Dari penelitiannya, Zimbardo menarwakan sebuah solusi yaitu heroism atau kepahlawanan. Dalam artian berani menentang sistem yang buruk dan fokus dalam pemecahan situasi yang buruk menjadi baik dengan sedikit “devian” atau berbeda dengan orang lain. Zimbardo mencontohkan dalam kasus penjara Abu Gharaib, Joe Darby berani mengungkapkan perilaku para sipir yang tidak manusiawi kepada media. Joe berani menanggung ancaman – ancaman yang untuk melakukan “apa yang harus ia lakukan”. Hal inilah yang disebut dengan heroism atau kepahlawanan, seperti yang Zimbardo tuangkan dalam bukunya “ The Lucifer Effect”

0 komentar:

Posting Komentar